Ciming Team SMP IPBS Tunas Bangsa, Sulap Limbah Carica Jadi Lip Balm dan Raih Juara Nasional OPSI 2025

BANJARNEGARA, suaramerdeka-banyumas.com – Di balik kilau medali emas Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI) 2025, tersimpan hari-hari panjang yang dilalui Hanuun Syifa Aliilah dan Farrel Novrizal Akbar bersama bau etanol, catatan riset, dan kegagalan berulang.

Keduanya tergabung dalam Ciming Team, tim riset dari SMP Islam Plus Bilingual School (IPBS) Tunas Bangsa Banjarnegara yang dinobatkan sebagai Juara 1 Nasional bidang Ilmu Pengetahuan Alam jenjang SMP.

Perjalanan mereka tidak dimulai dari laboratorium mewah, melainkan dari tumpukan limbah biji carica, buah khas Dieng yang selama ini hanya dikenal sebagai manisan dan minuman.

“Awalnya kami cuma bertanya, kenapa biji carica selalu dibuang, padahal mungkin masih punya manfaat,” ujar Farrel mengenang awal ide penelitian.

Rasa penasaran itu kemudian berkembang menjadi riset serius setelah mereka menemukan fakta bahwa biji carica mengandung antioksidan tinggi.

Di bawah bimbingan Miss Farah, keduanya memutuskan mengolah biji carica menjadi produk pelembab bibir yang aman, tidak berwarna, dan ramah lingkungan.

Proses penelitian tidak mudah karena dari 400 gram biji carica, hanya sekitar 10 gram atau dua persen ekstrak yang dapat dimanfaatkan.

Untuk memperoleh ekstrak tersebut, biji carica harus direndam dalam etanol 95 persen selama lima hari penuh.

“Selama lima hari itu, rendaman harus diaduk minimal tiga kali sehari, kalau terlewat hasilnya bisa gagal,” kata Hanuun.

Setelah proses perendaman, ekstrak masih harus diuapkan hingga mengental sebelum diformulasikan menjadi lip balm.

Kegagalan menjadi bagian dari perjalanan Ciming Team, termasuk saat mencoba bahan alternatif seperti kulit jeruk yang akhirnya tidak berhasil.

“Kami sempat kecewa karena percobaan awal gagal, tapi dari situ kami belajar memperbaiki metode,” ujar Hanuun.

Motivasi mereka semakin kuat karena penelitian ini berangkat dari persoalan nyata di lingkungan sekolah, didukung oleh guru, orang tua, dan pihak sekolah.

“Banyak teman kami bibirnya pecah-pecah karena cuaca, sementara kami tidak boleh memakai lip gloss atau lipstik berwarna,” kata Farrel.

Dari kebutuhan tersebut lahirlah Carivoo Balm atau Carica Vanilla Balm, lip balm tanpa pewarna yang melembabkan dan aman digunakan.

Hasil pengujian menunjukkan produk ini mengandung antioksidan, flavonoid, tanin, alkaloid, saponin, memiliki perlindungan terhadap sinar UV, serta mampu menangkal radikal bebas.

Meski masih duduk di bangku kelas IX, Farrel (15) asal Banjarmangu dan Hanuun (14) asal Kutabanjarnegara harus membagi waktu antara sekolah, proses ekstraksi, dan penyusunan laporan penelitian.

“Kadang capek, tapi kami ingat tujuan awal kami, jadi tetap lanjut,” ujar Farrel yang juga kapten tim basket sekolahnya.

Penelitian tersebut kemudian didaftarkan ke OPSI tingkat nasional pada akhir 2025 dengan penuh keraguan.

“Kami tidak pernah menyangka bisa juara nasional, lawannya idenya bagus-bagus, awalnya kami hanya ingin penelitian kami selesai dengan baik,” kata Hanuun.

Namun kerja keras, ketekunan, dan pemanfaatan potensi lokal justru menjadi kekuatan Ciming Team di mata dewan juri. Ketika nama mereka diumumkan sebagai peraih medali emas, seluruh lelah selama proses riset terasa terbayar.

“Rasanya campur aduk, senang, tidak percaya, dan bangga,” ujar Farrel.

Prestasi tersebut turut mengharumkan nama sekolah dan Kabupaten Banjarnegara di tingkat nasional. Meski demikian, bagi Hanuun dan Farrel, capaian ini bukanlah akhir perjalanan. Mereka berencana melanjutkan penelitian agar proses produksi lebih efisien dan memungkinkan pengembangan skala massal.

“Kami ingin ini tidak berhenti di lomba, tapi bisa menjadi produk kewirausahaan yang ramah lingkungan,” kata Hanuun.

“Iya, ingin disempurnakan lagi agar lebih bermanfaat, bukan hanya untuk lomba,” tambah Farrel.

Lewat kisah Ciming Team, terbukti bahwa prestasi besar kerap lahir dari ide sederhana, kerja sunyi, dan keberanian untuk bangkit dari kegagalan.

Pos Sebelumnya

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Latest posts

  • All Posts
  • ACHIEVEMENT
  • Agenda
  • Alumni News
  • Announcement for Alumni
  • Donasi
  • IMPORTANT KNOWLEDGE
  • News
  • Profil Alumni
  • Public
  • Sponsorship
Edit Template

SMP ISLAM PLUS TUNAS BANGSA ENTREPRENEUR SCHOOL

Sekolah menengah pertama Islam yang mendidik siswa untuk menjadi individu yang mandiri, berwawasan global, dan berjiwa wirausaha.

About School

About Us

Why Tunas Bangsa

Our Educator

Curriculum

Quick Links

Classes

Events

Programs

Become Teacher

Contact Us

© 2023 Created by SMP IPBS Tunas Bangsa